FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Salah satu tersangka dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi, Rizal Fadillah, mengungkapkan hitung-hitungannya terkait situasi bangsa Indonesia pada tahun 2026.
Rizal menyebut tahun tersebut berpotensi menjadi masa penuh gejolak, baik secara sosial maupun politik.
Dikatakan Rizal, 2026 dikhawatirkan menjadi tahun bencana bagi Indonesia.
Ia menilai berbagai peringatan, baik yang bersifat alam maupun sosial, selama ini diabaikan dan hanya dianggap sebagai peristiwa biasa.
“Tahun 2026 dikhawatirkan menjadi tahun bencana bagi bangsa Indonesia,” ujar Rizal kepada fajar.co.id, Kamis (1/1/2026).
Lanjut dia, rakyat berada dalam posisi lemah, sementara para penguasa justru dinilainya terlena oleh kekuasaan dan kenyamanan.
Kondisi itu, kata Rizal, terjadi tanpa adanya introspeksi dan kesadaran akan kekuasaan Tuhan.
“Rakyat menjadi korban ketidakberdayaan, sementara penguasa baik pejabat maupun pengusaha berleha-leha dalam arogansi dan kenikmatan,” ucapnya.
Rizal juga menyinggung fenomena akhir 2025 yang menurutnya bukan titik terendah untuk bangkit, melainkan puncak dari perilaku buruk para penguasa.
Ia menggambarkannya sebagai awal dari kehancuran kekuasaan yang arogan dan sewenang-wenang.
“Fenomena akhir tahun 2025 bukan titik terendah untuk kemudian naik ke tingkat pemulihan dan peningkatan melainkan menjadi titik kulminasi dari perilaku buruk penguasa yang arogan dan sewenang-wenang,” katanya.
Di sisi lain, Rizal menyebut tahun 2026 justru menjadi momentum bagi rakyat yang menurutnya berjuang atas nama kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Ia meyakini akan terjadi perubahan besar dalam lanskap politik nasional.
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film