FAJAR.CO.ID, TEHERAN — Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam yang baru terpilih, merilis pesan pertamanya yang ditujukan kepada bangsa Iran, di mana beliau bersumpah bahwa Iran tidak akan mengabaikan pembalasan atas darah para syuhada.
“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan mengabaikan pembalasan atas darah para syuhada Anda. Pembalasan yang kami maksudkan tidak hanya terkait dengan kesyahidan Pemimpin Revolusi yang agung; melainkan, setiap anggota bangsa yang menjadi syuhada oleh musuh adalah subjek terpisah untuk berkas pembalasan,” kata Ayatollah Khamenei dalam pesan tersebut, yang isinya sebagai berikut seperti dilansir media pemerintah setempat Tasnimnews:
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
“Apa pun tanda yang Kami hapus atau Kami lupakan, Kami akan mendatangkan tanda yang lebih baik atau serupa dengannya.”
Pada awal pidato saya, saya harus menyampaikan belasungkawa kepada junjungan saya, semoga Allah Yang Maha Tinggi mempercepat kemunculannya kembali, pada kesempatan syahidnya pemimpin Revolusi yang terhormat, (Ayatollah Seyed Ali) Khamenei yang bijaksana dan terkasih. Saya memohon kepada Yang Mulia doa untuk kesejahteraan setiap anggota bangsa Iran yang agung, bahkan untuk semua Muslim di dunia, untuk semua hamba Islam dan Revolusi, untuk para syuhada dan keluarga yang berduka dari gerakan Islam, terutama mereka yang berasal dari perang baru-baru ini, dan khususnya untuk diri saya sendiri.
Bagian kedua pidato saya adalah kepada bangsa Iran yang agung. Pertama-tama, saya harus secara singkat menyatakan posisi dan pendirian saya mengenai pemungutan suara Majelis Ahli yang terhormat. Saya, hamba Anda, Seyed Mojtaba Hosseini Khamenei, diberitahu tentang hasil pemungutan suara Majelis Ahli yang terhormat secara bersamaan dengan Anda, melalui siaran televisi Republik Islam. Bagi saya, menduduki kursi yang pernah ditempati oleh dua pemimpin besar, Imam Khomeini Agung dan syahid Khamenei, adalah tugas yang berat. Ini karena posisi ini menyimpan warisan seseorang yang, setelah lebih dari 60 tahun berjuang di jalan Allah dan meninggalkan segala macam kesenangan dan kenyamanan, berubah menjadi permata yang bersinar dan tokoh terkemuka, tidak hanya di era sekarang tetapi sepanjang sejarah para penguasa negara ini. Baik kehidupan maupun cara kematiannya terjalin dengan kemuliaan dan martabat yang berasal dari kepercayaan pada kebenaran.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites. In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website. The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Jasa Backlink
Download Anime Batch